MEDAN | REPUBLIKASUMUT.COM – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, H. Iswanda Ramli (Nanda Ramli), memberikan atensi khusus terhadap tingginya angka kasus HIV di Kota Medan. Berdasarkan data RSUD dr. Pirngadi, tercatat sebanyak 2.067 kunjungan pasien HIV yang menjalani rawat jalan sepanjang tahun 2025.
“Angka HIV di Medan terus meningkat setiap tahunnya. Data 2.067 kunjungan di RS Pirngadi selama 2025 ini harus menjadi alarm serius bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan,” tegas Nanda Ramli, Jumat (6/3/2026).
Ketua Fraksi Demokrat ini mendesak Pemko Medan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat langkah preventif. Dinas Kesehatan diminta menjadi garda terdepan dalam menggencarkan sosialisasi bahaya HIV dengan merangkul berbagai pihak.
Sasar Anak Muda dan Ibu Rumah Tangga
Nanda menjelaskan bahwa tren penularan HIV saat ini tidak lagi hanya menyerang usia dewasa, tetapi mulai merambah ke kalangan anak muda akibat pergaulan bebas yang tidak terkontrol. Selain itu, kelompok perempuan dan ibu rumah tangga juga kerap menjadi korban penularan.
“Kita butuh peran aktif DP3APMP2KB untuk melindungi perempuan dan anak-anak dari risiko virus ini,” ujarnya.
Ia juga menyarankan Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengedukasi siswa di sekolah agar terhindar dari praktik berisiko. Puskesmas pun diminta lebih aktif mensosialisasikan pentingnya langkah pencegahan, termasuk bahaya seks bebas.
Di sisi lain, Nanda meminta RSUD dr. Pirngadi untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi pasien HIV. Selain menjamin ketersediaan obat, rumah sakit milik Pemko Medan tersebut diharapkan menyediakan layanan konseling yang mumpuni.
“Pasien HIV butuh pendampingan psikologis dan perhatian lebih agar mereka tetap optimis dan mampu menjalani hidup yang berkualitas,” pungkasnya. (irw)

