KARO | REPUBLIKASUMUT.COM – Rombongan pawai kirab panji tangkal napza Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Utara disambut Forkopimda Karo, Senin (22/7) sekira pukul 19.30 WIB di halaman Kantor Bupati Karo.
Pawai ini berlangsung selama enam hari, mulai 21 hingga 27 Juli 2024 dengan melintasi 15 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara.
Rombongan pawai memulai perjalanan dari Medan, melalui Deli Serdang, Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Samosir, Humbahas, Porsea, Balige, Siantar, Simalungun, Sergai, Tebing Tinggi, Batu Bara, Tanjung Balai, Asahan, dan kembali berakhir di Medan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Kadispora Pariwisata Karo Munarta Ginting, Wakapolres Karo Kompol Zulham, S.H, S. Kom, M.H, M.M., Sekretaris Kwarcab Karo Jikonia Barus, serta para andalan, pengurus Kwarcab, dan puluhan anggota Pramuka penegak dan penggalang dari Karo.
Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, melalui Kadis Pora dan Pariwisata Munarta Ginting, menyatakan bahwa kegiatan penerimaan pasukan kirab tangkal napza ini telah menjadi agenda rutin tahunan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda, terutama anggota Pramuka, untuk menjauhi narkoba dan zat adiktif lainnya serta kenakalan remaja dengan kegiatan kegiatan positif seperti kepramukaan ini.
“Kami pemerintahan Kabupaten Karo siap mendukung penuh kegiatan seperti ini karena penting untuk membangun karakter dan kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Waka Polres Tanah Karo Kompol Zulham juga memberikan arahan kepada para peserta kirab. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
“Sebagai generasi penerus bangsa, kalian memiliki peran yang sangat penting dalam memerangi narkoba. Jadilah teladan bagi teman teman kalian dengan menjauhi narkoba dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif seperti ini.
Ia juga mengingatkan agar selalu waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh godaan narkoba dan pergaulan remaja yang dapat merusak masa depan. “Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga diri dan lingkungan kita dari bahaya narkoba.
Peran Pramuka dalam membentuk karakter dan kedisiplinan generasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan. Kalian adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi yang tangguh dan bermoral,” ujarnya. (rps)

