MEDAN | REPUBLIKASUMUT.COM – Sepanjang Jalan Cik Ditiro Kecamatan Medan Polonia banyak kabel semrawut, Senin (9/8).
Amatan di lokasi, bukan hanya kabel semrawut. Tetapi, juga ada beberapa yang menjuntai ke bawah.
Hal itu cukup membuat pengendara terganggu dan mengeluh. Kabel semrawut pun hampir mengenai ruko yang ada di area jalan tersebut.
Menurut seorang warga, Kasmir mengatakan, kabel semrawut ini sudah lama dibiarkan seperti itu.
Dijelaskannya, ia bersama warga lain sudah mengeluhkan keberadaan kabel semrawut yang hampir mengenai tempat usaha mereka.
“Sudah kita sampaikan. Tapi yang ada tidak dirapikan malah di satu-satuin gitu. Ujung-ujungnya tetap sama, kabel yang disatukan itu turun juga ke bawah mengenai ruko kami,” terangnya.
Apalagi, kata Kasmir jika hujan disertai angin kencang. Kabel-kabel tersebut cukup berbahaya.
“Bahaya lah. Kita tidak tahu ini mana kabel yang masih aktif atau enggak. Jadi kita mohonlah ini untuk dirapikan,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan seorang pengendara yang melintas di Jalan Cik Ditiro, Ilham Nasution.
Menurutnya, kabel-kabel di Jalan Cik Ditiro ini sudah cukup membahayakan.
“Apalagi kalau hujan saya pernah melintas di sini. Kalau angin kencang, itu kabel bisa menjuntai ke bawah,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Camat Medan Polonia Irfan Asardi Siregar mengatakan, sudah meminta petugas kelurahan dan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk merapikan kabel tersebut.
“Sudah sering kita koordinasikan. Pihak lurah pun sudah sering saya minta untuk terus merapikan kabel ini. Kalau dinas sudah saya surati. Tinggal tunggu jawaban,” katanya.
Diakuinya, untuk program kabel bawah tanah di area jalan Cik Ditiro memang masuk di wilayahnya.
“Masuk wilayah memang (program kabel tanam). Tapi sejauh ini akan kita cek ulang,” jelasnya. (rep)

