PANCURBATU | REPUBLIKASUMUT.COM – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada Senin 28 Oktober 2024, menjadi momen penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali mengenang semangat persatuan dan kesatuan yang telah dipelopori oleh pemuda-pemudi Indonesia sejak 96 tahun lalu.
Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 96 ini, Sekolah Dasar Negeri 101830 Tanjung Selamat Desa Tanjung Anom Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, Senin (28/10) pukul 07.00.wib.
Kepala Sekolah SDN 101830 Tanjung Selamat Marintan Silitonga S.Pd mengatakan Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar kata- kata, tetapi sebuah ikrar yang mencerminkan cita-cita dan semangat nasionalisme yang tinggi.
Berikut adalah bunyi Sumpah Pemuda:
Kami Putra dan Putri Indonesia, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia ,Kami Putra dan Putri Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia dan Kami Putra dan Putri Indonesia, berbahasa yang satu, bahasa Indonesia.”
Isi dari Sumpah Pemuda mencakup tiga poin utama.
- Pengakuan akan satu tanah air, yaitu Indonesia.
- Pengakuan akan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia.
- Pengakuan akan satu bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.
Ikrar ini menjadi tonggak awal dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia, dan semangat ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Peringatan Sumpah Pemuda setiap tahunnya menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan kesatuan adalah fondasi dari bangsa ini. Semangat ini mengajarkan pentingnya menghargai perbedaan serta bekerja sama demi mencapai tujuan bersama. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan, terutama bagi generasi muda yang menjadi penerus bangsa.
“Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, sekolah SDN 101830 tanjung selamat desa tanjung Anom kecamatan pancur batu kabupaten Deli Serdang dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, seperti yang telah diwariskan oleh para pemuda pada tahun 1928. Mari kita bersatu dalam membangun bangsa yang lebih baik, demi masa depan Indonesia yang gemilang,” kata Marintan Silitonga. (rep)

