MEDAN | REPUBLIKASUMUT.COM – Tjaw Siong Tak (84) terpaksa dilarikan keluarganya ke rumah sakit. Itu karena tangan kanannya luka parah usah dipelintir tetangganya, Asiang Lilin. Pemicunya sepele, hanya gara-gara jemuran.

Karena luka parah, pihak keluarga lantas memilih melaporkan Asiang Lilin ke Polsek Medan Baru atas tuduhan penganiayaan. Pihak keluarga pun berharap, polisi segera menangkap Asiang Lilin.
Kepada wartawan, Tjaw Siong Tak yang tinggal di Jalan Putri Hijau, Lk II, Kel. Pulo Brayan, Kec. Medan Barat/Jalan Subur, Kel. Anggrung, Kec. Medan Polonia, Minggu (16/3/2025) menjelaskan, penganiayaan yang dialaminya terjadi, Selasa (18/02/2025) pagi lalu.
Awalnya anaknya Lina Tripena menjemur pakaian di depan rumahnya, bersamaan Asiang Lilin melintas mengendarai mobil.
Merasa jalannya terhalang jemuran, Asiang Lilin menegur Lina Tripena dengan nada emosi.
“Kenapa jemur kain di jalan, saya tidak bisa lewat,” ujar Asiang Lilin kala itu.
Tak ingin terjadi keributan, Tjaw Siong Tak langsung menggeser jemuran ke pinggir sembari mengatakan, “Sudah jangan ribut-ribut, jemuran sudah dipinggirkan, kamu bisa lewat,” kata Tjaw Siong Tak.
Bukannya mereda, emosi Asiang Lilin makin menjadi. Ia kemudian keluar dari mobil dan menghampiri Tjaw Siong Tak.
Tanpa basa-basi, Asiang Lilin langsung memelintir tangan Tjaw Siong Tak dan hendak memululnya.
“Langsung dipelintirnya tangan saya sampai luka dan berdarah, terus mau dipukul, tapi saya menghindar, sampai saya mau jatuh ke parit,” ujar Tjaw Siong Tak.
Warga yang melihat Tjaw Siong Tak dianiaya langsung melerai. Setelah itu, Asiang Lilin langsung pergi.
Karena terluka, Tjaw Siong Tak dibawa keluarganya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Usai diobati, ke esokan harinya mereka lalu melaporkan Asiang Lilin ke Polsek Medan Baru atas tuduhan penganiayaan dan diterima dengan bukti laporan nomor LP/B/144/II/SPKT/Polsek Medan Baru/Polrestabes Medan tanggal 19 Februari 2025.
“Saya berharap pihak Polsek Medan Baru segera memproses pengaduan saya dan menangkap si Asiang Lilin. Karena sampai sekarang, si Asiang Lilin itu masih bebas berkeliarah,” ujar Tjaw Siong Tak penuh harap. (rep)

