MEDAN | REPUBLIKASUMUT.COM – Lokasi judi berkedok laga ayam (sabung ayam) milik Asan di Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, tak jauh dari gereja HKBP kian ramai dikunjungi pemain. Anehnya, pihak kepolisian setempat yakni Polsek Pancur Batu terkesan tutup mata dan melakukan pembiaran.

Seperti pantauan wartawan, Selasa (26/3/2025) siang, di lokasi judi sabung ayam milik Asan tampak sesak dipenuhi pemain. Selain pria, sejumlah wanita juga tampak di lokasi.
Untuk masuk ke lokasi tidak bisa sembarangan. Di pintu masuk utama, sejumlah pria diduga preman dan oknum aparat tampak berjaga. Bahkan, bagi orang yang dianggap asing, akan ditanyai. Jika dicurigai, maka tidak diijinkan masuk ke lokasi.
“Gak bisa sembarangan masuk ke lokasi itu lae, banyak yang jaga. Kalau kita gak dikenal, pasti ditanyai dan gak diijinkan masuk,” ujar sumber yang sering masuk ke lokasi.
Dikatakannya, setiap pertandingan (ayam laga), taruhannya bervariasi, bisa puluhan hingga ratusan juta rupiah.
“Omsetnya bisa ratusan juta lae. Setiap pertandingan, panitia mengambil 10 sampai 20 persen dari jumlah taruhan. Bayangkan, kalau jumlah taruhan 100 juta, maka panitia dapat 20 juta. Dan dalam sehari, bisa 5 sampai 10 pertandingan,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Pancur Batu, Kompol Djanuarsa, SH saat dikonfirmasi mengenai lokasi judi sabung ayam milik Asan enggan berkomentar. (tim)

