MEDAN | REPUBLIKASUMUT.COM – Wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan jadi ‘surganya’ bos judi untuk mengembangkan bisnisnya. Terbukti, di sana menjamur lokasi judi modus game ketangkasan tembak ikan, salah satunya milik Asen.
Anehnya, meski beroperasi secara terang-terangan, pihak Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek jajarannya memilih tutup mata, seakan sudah menerima ‘Upeti’ dari Asen.
“Sudah pasti la Polres dan Polsek-polsek terima setoran dari Asen sebagai bandar. Kalau tidak, ya pasti digerebek la lokasi mereka,” ujar sumber ke wartawan, Senin (21/4/2025) siang.
Dijelaskan sumber, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, ada banyak lokasi judi modus game ketangkasan tembak ikan, seperti di
Simpang Martubung depan SPBU, simpang Mabar sebelum rel.
“Itu hanya sebagian lokasi judi milik Asen. Kalau dilacak, masih banyak lagi lokasi judi milik bandar judi itu,” jelasnya.
Sumber pun memastikan jika Polres Pelabuhan Belawan beserta Polsek jajarannya tidak akan berani menggrebek lokasi judi milik Asen, Akuang dan Icik.
“Kalau setoran masih lancar, pasti tidak akan digerebek. Lain kalau sudah tidak ada setoran, barulah digiling. Sudah bukan rahasia lagi sistem seperti itu,” ujarnya.
Dugaan aparat kepolisian menerima ‘upeti’ dari Asen diperkuat saat Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan Sik, MH dikonfirmasi wartawan terkait bisnis judi milik Asen yang beroperasi di wilayah hukumnya.
Sebab orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan itu memilih bungkam. (red)

